Kisah Bakmi Jawa dari Kota Mie Yang Mendunia

Ketika kemarin saya tanyakan kepada teman-teman yang pernah tinggal lama di luar negeri, masakan Indonesia apa yang mereka temui disana, salah seorang teman yang pernah bekerja di Qatar dan Oman, menunjukkan foto daftar menu sebuah restoran internasional disana. Salah satu masakan Indonesia yang disebutkan didalam daftar menu tersebut adalah mie goreng, yang katanya mirip dengan bakmi Jawa, hanya saja ditambahkan udang. Teman-teman yang pernah tinggal di Amerika dan Austria mengatakan, tentu saja mie tak ketinggalan dalam daftar menu masakan Asia. Biasanya mereka mengacu pada bumbu Chinese dan Indonesian food.

Selain kota gudeg, Jogja dilimpahi dengan bakul bakmi Jowo dan warmindo. Jika malam tiba, segala macam etnis, baik wong yojo sendiri, wisatawan domestik maupun turis asing, bisa kita jumpai duduk lesehan berderet-deret menunggu pesanan. Bahkan warmindo yang buka seharian sampai larut malam, sudah seperti semacam cafe-nya orang Jogja, dimana teman-teman bisa makan mie dan bersosialiasi.

Bakmi Jowo identik dengan hidangan malam hari di Jogja. Hampir di setiap sudut jalan bisa kita temui gerobak bakmi Jowo yang khas. Meski ada membuka restoran, tapi gerobak tersebut tetap menjadi tempat masak yang dipajang didepan restoran tersebut. Kebanyakan bakmi Jowo dibuka secara kaki lima. Gerobak yang laris akan menggelar tikar untuk lesehan para pembelinya. Yang sudah terkenal bisa ditandai dengan berderetnya sepeda motor dan mobil didepan gerobak tersebut.

Asal Muasal Bakmi Jawa

Asal muasal bakmi Jawa ini dipercayai dari Desa Piyaman, Wonosari, Gunung Kidul, DIY, lalu menyebar ke berbagai kota hingga luar negeri.

Salah satu yang unik dari bakmi Jawa adalah cara memasaknya yang satu persatu menggunakan anglo, arang dan wajan kecil dengan pegangan kayu. Belakangan sudah ada beberapa penjual yang memasak beberapa pesanan sekaligus dalam satu wajan, tapi jumlahnya tak banyak. Meski demikian, proses memasaknya termasuk cepat. Lagipula, ritme masyarakat Jogja juga sesuai, tidak perlu terburu-buru untuk urusan makan.

Daftar menu bakmi Jawa terdiri dari bakmi rebus atau godhog, bakmi nyemek dan bakmi goreng.

Bakmi rebus menjadi best seller-nya karena kuah panas yang enak, sangat segar dimakan malam-malam. Selain dua menu tersebut, kadang penjual juga menyediakan nasi goreng, bihun rebus dan goreng, serta magelangan.

Resep Bakmi Jawa

Sebenarnya membuat bakmi Jawa, baik rebus maupun goreng, cukup mudah. Tapi entahlah, rasanya kok sedap kalau beli ya? Mungkin karena dirumah tidak ada anglo dan arang.

Bakmi Goreng

Bahan:

Bumbu halus: bawang merah, bawang putih, kemiri, merica dan garam
Kecap Daun bawang diiris halus
Tomat diiris kasar Mie kuning atau mie telor yang telah direndam air panas
Kobis atau kol dirajang
Suwiran ayam rebus
Telur bebek mentah
Air
Minyak goreng
Seledri, acar timur, cabe rawit dan bawang goreng untuk penyajian.

Cara masak:

Panaskan sedikit minyak goreng
Oseng bumbu halus sampai keluar aromanya, lalu masukkan daun bawang dan tomat.
Tuangi air dan masukkan mie, lalu tutup dan biarkan mendidih.
Buka tutup dan tuangi kecap, kemudian dicicipi.
Masukkan telor sambil diaduk pelan agar telornya bergumpal.
Aduk sampai air habis.
Sajikan

Bakmi Rebus dan Bakmi Nyemek

Bahan hampir sama dengan bakmi goreng, hanya saja tanpa kecap dan air diperbanyak. Bakmi nyemek adalah bakmi yang kuahnya tidak terlalu banyak dan tidak pula kering, diantara bakmi rebus dan bakmi goreng.

Kandungan Gizi Bakmi Jawa

Banyak yang datang ke lesehan bakmi Jawa tidak sekedar untuk makan. Mereka datang bersama segerombolan teman untuk berdiskusi atau sekedar ngobrol. Jika malam tiba, pekerjaan masih banyak tapi perut lapar, datang ke bakmi Jawa membuat pikiran pyar, terang kembali. Nah, jika demikian, apa sebenarnya yang terkandung dalam bahan bakmi Jawa.

Dalam mie dominan kandungan karbohidrat dan zat tenaga, meskipun zat lain juga ada. Makanya setelah makan bakmi perut rasanya nyaman, kenyang. Asal nggak nambah, ya. Jadi mie sebaiknya tidak dikonsumsi sebagai lauk nasi karena berarti karbohidratnya double, gizi menu makanan tersebut jadi tidak seimbang. Masih banyak orang Indonesia yang menjadikan bakmi sebagai lauk nasi dengan macam-macam alasan, antara lain: sedikit saja kok, untuk menuhin nasi nasi kotak atau kenduri, sebagai rambut penghias bento, dan sebagainya.

Kandungan gizi dalam mie telor

Sebenarnya jika tidak ada telor bebek, bebek ayam pun boleh, tapi cita rasanya sedikit beda. Dari segi gizi, telor bebek lebih disarankan untuk orang dewasa. Didalam telor bebek terdapat vitamin A yang merupakan anti oksidan dan mudah larut dalam lemak, sehingga baik untuk menjaga kesehatan tulang, gigi, mata dan sel-sel kulit. Selain itu terdapat pula vitamin B yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, memperlancar proses metabolisme, pembentukan DNA, menjaga kesehatan kulit dan berperan sebagai hormon pertumbuhan sel-sel saraf. Selenium, zat besi dan fosfor didalamnya juga penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan tulang dan membran sel, memproduksi dan menyimpan energi, serta untuk transmisi DNA oksigenasi sel darah merah. Namun demikian, telor bebek juga mengandung kolesterol. Jadi, jangan banyak-banyak, ya.

Daging ayam mengandung mineral, vitamin dan protein tinggi. Penjual bakmi Jogja kebanyakan menggunakan ayam kampung, bukan ayam pedaging, ditandai dengan tekstur daging yang lebih kesat. Daging ayam mampu menurunkan tekanan darah, membantu program diet (tidak termasuk bagian lemak dan jeroan), mengontrol kolesterol dan mencagah kanker. Protein yang berwujud asam amino dalam daging ayam membantu membangun otot dalam tubuh. Selain itu, terkandung pula vitamin A, B dan D, serta zat besi dan fosfor.

Kubis atau kol mengandung fitonutrien, vitamin A, vitamin C dan vitamin K, yang bermanfaat sebagai oksidan alami, yang membantu mencegah kanker, penyakit jantung dan radikal bebas. Kubis juga kaya serat yang penting untuk memastikan pencernaan tubuh berfungsi optimal. Memasak kubis terlalu lama mengakibatkan kadar vitamin C berkurang sehingga nutrisi yang tersisa sulit dicerna. Kubis paling baik dikonsumsi dalam kondisi mentah. Di penjual bakmi, kadang kubis mentah dirajang sebagai sebagai bagian dari penyajian bersama acar dan cabai rawit.

Demikianlah kandungan gizi bahan utama bakmi Jawa. Selebihnya masih ada berbagai manfaat. Antara lain merica yang mampu menyembuhkan sakit kepala dan panas dalam, bawang putih yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi dan mencegah pengerasan pembuluh darah, bawang merah yang merupakan anti virus dan baik untuk penderita diabetes, tomat yang dapat mengurangi kadar lemak dalam tubuh dan mencegah kanker, serta kemiri yang sudah digunakan untuk mengobati diare. Namun kemiri ini mengandung toksin ringan sehingga tidak boleh dikonsumsi dalam kondisi mentah.

Bakmi Jawa Yang Mendunia

Ada banyak bakmi Jawa yang kepopulerannya melegenda di Jogja. Selain itu, lebih banyak lagi penjual bakmi Jawa yang jarang diposting teman-teman blogger tapi pengantrinya juga sangat panjang. Langganan saya sendiri adalah bakmi Mbak Tri di Jl Hayam Wuruk. Ciri khas bakmi Mbak Tri adalah suwiran ayam dan jeroan yang banyak dan bakmi goreng yang sangat kering, nyaris gosong. Langganan saya yang lain adalah bakmi Ting Ijo Pak Rebo di Jl Brigjen Katamso. Rasa bakmi gorengnya lezat, seperti mie spagheti karena tidak menggunakan kecap. Tapi hati-hati ya kalau pesan bakmi bungkus, karena tidak disemat menggunakan lidi, melainkan dengan paku. Iya, paku bangunan itu.

Saking terkenalnya bakmi Jawa di Jogja, sepertinya presiden-presiden Indonesia punya langganan sendiri-sendiri. Pak Harto (Soeharto) suka bakmi Harjo Geno di Pasar Prawirotaman dan Bakmi Kadin. Warung bakmi Kadin di Jl Bintaran Kulon ini menampilkan musik keroncong tiap malam untuk menghibur pengunjung. Sementara Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) menyukai bakmi Mbah Wito yang agak jauh di Wonosari. Selain itu masih ada bakmi Pele di Alun-alun Utara, bakmi Mbah Hadi Terban, bakmi Shibitsu Jl. Bantul, bakmi Mbah Mo Dusun Code, dan masih banyak lagi.

Bakmi Jawa juga telah mendunia.

Mie goreng di Slurp, San Francisco. Sumber: https://www.facebook.com/Slurp-297396623799278/

Selain bukti dan testimoni dan teman-teman saya yang pernah berdomisili di Qatar dan Oman seperti diatas, saya juga berselancar di internet untuk mencari berita tentang bakmi Jawa yang diklaim media lokal telah merambah manca negara. Yang sudah terkonfirmasi adalah keberadaan penjual bakmi Jawa di Singapura dan Malaysia, yang selain banyak diposting di internet, juga pernah saya temui sendiri ketika saya bertandang ke kedua negara tersebut. Hanya saja itu sudah lama sekali terjadi, ketika saya masih aktif bekerja dan mendapat tugas di Singapura, sehingga saya lupa di daerah mana saya menemukannya.

Saya juga menemukan berita tentang orang Indonesia bernama Daniel Sudar dari Kotagede, Jogja, yang berhasil membuka restoran di San Fransisco dengan menu utama bakmi Jawa. Daniel bukanlah orang sembarangan, yang membuka restoran hanya karena bisa memasak bakmi Jawa. Daniel adalah chef lulusan California Culinary Academy. Beda dengan di Jogja, di San Francisco bakmi goreng lebih disukai dibandingkan dengan bakmi rebus. Restoran Daniel ini diberi nama Slurp.

Makanan daerah dengan penampilan yang memikat dan gizi yang seimbang akan bisa mendunia. Di tangan chef yang terdidik dengan baik di bidang kuliner, bakmi Jawa bisa ditawarkan di restoran negara-negara maju karena masyarakat negara maju sudah sadar gizi dan menganut gaya hidup sehat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s